Tampilkan postingan dengan label Berita Tentang Fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Tentang Fisika. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Desember 2014

Soal Fisika berkasus

PA ITM
Naskah Soal SNMPTN 2012 Kode 331 nomor 17

Kedua ujung sebuah pegas yang memiliki tetapan pegas 50 N/m ditarik masing-masing dengan gaya sebesar 10 N yang saling berlawanan. Pertambahan panjang pegas tersebut adalah....
(A) 0,0 m
(B) 0,1 m
(C) 0,2 m
(D) 0,3 m
(E) 0,4 m
Ada perbedaan konsep antar sesama pakar-pakar fisika BIMBEL dalam menjawab soal ini, ada yang menjawab C, dan ada yang menjawab E

Senin, 01 Desember 2014

Pencipta LED Biru Raih Hadiah Nobel Fisika 2014

PA ITM


TEMPO.CO, Stockholm - Isamu Akasaki dan Hiroshi Amano dari Jepang bersama Shuji Nakamura dari Amerika Serikat berhasil memenangkan Hadiah Nobel di bidang fisika karena berhasil menemukan lampu LED (Light-Emmiting Diode) biru sebagai sumber energi baru yang efisien dan ramah lingkungan. 

Dikutip dari Fox News, Selasa, 7 Oktober 2014, ketiga ilmuwan ini telah mengerjakan proyek LED sejak awal 1990-an. Mereka berusaha memproduksi LED biru terang dari semikonduktor. Dengan menggunakan alat ini, cahaya lampu putih dapat dihasilkan dengan cara baru yang lebih irit energi dan tahan lama. (Baca: 'GPS Internal Otak' Sabet Nobel Kedokteran 2014)

"Sekitar seperempat dari konsumsi listrik di dunia digunakan untuk tujuan pencahayaan. LED ini dapat berkontribusi untuk menghemat sumber energi bumi. Mereka berhasil ketika yang lain gagal," kata Royal Swedish Academy of Sciences selaku penyelenggara acara di Stockholm, Swedia. 

Sebenarnya, diode merah dan hijau sudah ada sejak lama, tapi tanpa cahaya biru, lampu bercahata putih pun tidak bisa dibuat. Namun, meski Akasaski dan rekannya berhasil menemukan LED biru, temuan ini masih menjadi tantangan tersendiri selama tiga dekade ke depan. 

LED biru mampu membuat lampu bercahaya putih selama 100.000 jam, jauh lebih lama dibanding dengan bola lampu pijar yang hanya bertahan 1.000 jam. Lampu ber-LED biru ini dapat membantu manusia untuk lebih hemat energi, "Lampu ini sangat bermanfaat untuk hidup manusia," kata panitia. 

Akasaki, 85 tahun, adalah seorang profesor di Universitas Meijo dan di Nagoya University, sama seperti Amano, 54 tahun. Sementara itu, Nakamura adalah seorang profesor berusia 60 tahun yang dari University of California.

Minggu, 30 November 2014

TEKNIK FISIKA

PA ITM
Jurusan Teknik Fisika

Teknik fisika (Inggris: engineering physics) adalah ilmu teknik atau rekayasa yang mempelajari berbagai bidang aplikasi ilmu dasar, ilmu terapan dan pemanfaatan teknologi. Insinyur teknik fisika diharapkan memiliki basis matematika, fisika, kimia yang kuat serta ilmu perekayasaan yang menonjol karena bidang pekerjaannya yang cakupannya sangat luas dimulai dari industri hulu hingga hilir.
Saat ini di Indonesia pendidikan Teknik Fisika dilaksanakan di lima universitas yaitu Institut Teknologi Bandung di Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember di Surabaya,Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta, Universitas Nasional di Jakarta, Telkom University di Bandung, dan Surya University di Serpong
Teknik Fisika
 atau Engineering Physics 
Teknik Fisika atau Engineering Physics adalah disiplin ilmu yang tumbuh seiring dengan dan sebagai tanggapan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia. Sejarah menunjukkan bahwa program pendidikan Teknik Fisika di seluruh dunia, khususnya di Amerika Serikat, Eropa dan Kanada, berkembang dimulai sejak tahun 1940-an setelah perguruan tinggi menyadari perlunya mendidik satu jenis pendidikan keinsinyuran yang mempunyai dasar yang kuat dan cukup luas terdiri dari ilmu-ilmu fisika dan matematika, serta dasar-dasar engineering sesuai dengan perkembangan terakhir. Disiplin baru ini diharapkan dapat menjembatani, mendekatkan dan turut serta dalam berbagai kegiatan riset ilmu-ilmu terapan yang mendukung pengembangan perekayasaan dan teknologi (engineering and technology).
Pada saat ini, para lulusan disiplin-disiplin perekayasaan dan teknologi yang dikelola sesuai dengan pembagian disiplin ilmu-ilmu teknik secara tradisional umumnya menghasilkan lulusan dengan keahlian spesifik dan terspesialisasi. Hubungan antar disiplin perekayasaan dan teknologi tersebut dengan ilmu-ilmu dasar murni dan ilmu dasar terapan belum terjembatani. Adanya engineer yang dibekali dengan basis matematika dan fisika yang kuat dan cukup lebar dapat meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan R&D dan pemanfaatannya secara cepat di sektor-sektor industri dan dunia usaha. Program studi Teknik Fisika dengan demikian dapat memasuki seluruh tahap proses hulu ke hilir dalam aplikasi ilmu-ilmu dasar, ilmu-ilmu terapan hingga di sektor hilir pada pengembangan engineering dan pemanfaatan teknologi. Oleh karena fungsi, visi dan misinya, profesi Teknik Fisika sering disebut sebagai frontier engineering, dan mampu bergerak pada garis batas pengembangan teknologi baru yang memanfaatkan ilmu-ilmu dasar, matematika dan fisika.
Disamping itu, perkembangan yang cepat dari teknologi mutakhir (advanced technologies) memerlukan insinyur-insinyur yang mempunyai kemampuan antar-disiplin dan mampu dengan cepat mengasimilasikan dirinya untuk memanfaatkan kemajuan-kemajuan terakhir dari ilmu pasti dan alam. Seorang mahasiswa Teknik Fisika akan mendapatkan bekal yang cukup ilmu-ilmu dasar (kimia, fisika dan matematika) serta ilmu-ilmu keteknikan dari berbagai cabang (teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, teknik material). Integrasi dari ilmu-ilmu pengetahuan ini sangat diperlukan untuk pengembangan teknologi tinggi, baik yang berlangsung saat ini maupun yang akan terjadi pada masa yang akan datang.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, pendidikan Teknik Fisika pada strata pertama (S1) ditekankan pada penguasaan ilmu dasar sains dan engineering yang kokoh, sehingga lulusannya dapat berperan sebagai katalisator atau integrator/ koordinator/ fasilitator/ project leader dimana usaha-usaha yang bersifat multidisiplin dalam industri, penelitan dan pengembangan (R&D / research and development) dan kegiatan-kegiatan lainnya. Pada strata yang lebih tinggi (S2), program pendidikan diarahkan untuk memberikan bekal pada penguasaan ilmu-ilmu baru dan penerapannya dalam berbagai bidang kajian dan industri. Bidang-bidang kajian yang kini menjadi pilihan antara lain Computational Materials Science & Engineering, Optics and Fiber Optics, Laser Communication, Instrumentation and Computation Systems, Medical Instrumentations and Biophysics, Control System and Engineering, dan Built-in Environment, Vibration and Acoustics.
Kurikulum, Prospek Kerja

Kurikulum Program Sarjana (S1) di Teknik Fisika berlangsung dalam tiga tahap dengan total kredit adalah 144 sks. Pada tahap pertama atau Program Tahap Persiapan Bersama (TPB) mahasiswa akan mempelajari ilmu-ilmu dasar. Pada tahap kedua atau Tahap Sarjana Muda, mahasiswa akan mempelajari dasar-dasar ilmu rekayasa, dan pada Tahap Sarjana, mahasiswa akan dibekali dengan bidang-bidang keahlian yang diminatinya.
Bidang Keahlian Teknik Fisika
Bidang-bidang keahlian bidang Teknik Fisika antara lain :
  • Kelompok Bidang Keahlian Instrumentasi dan Kontrol
  • Kelompok Bidang Keahlian Fisika Bangunan, Akustik dan Energi
  • Kelompok Bidang Keahlian Rekayasa Bahan (Semi konduktor, Super konduktor, Komposit, Bahan Elektronik)
  • Kelompok Bidang Keahlian Optik dan Laser

Bidang Ilmu Dasar
  1. Fisika
  2. Kimia
  3. Konsep Teknologi
  4. Matematika
  5. Humaniora
Dasar Rekayasa
  1. Matematika Rekayasa
  2. Fenomena Gelombang
  3. Termodinamika
  4. Elektronika
  5. Medan Elektromagnetik
  6. Metode Pengukuran
  7. Fenomena Transport
  8. Sistem Logika Digital
  9. Kontrol Otomatik
  10. Fisika Material
  11. Teknologi Sensor
Beberapa kuliah pilihan
  1. Instrumentasi dan Pengukuran Industri
  2. Analitik
  3. Akustik
  4. Optik
  5. Kontrol Modern
  6. Sistem Kontrol Cerdas
  7. Teknik Pencahayaan
  8. Teknologi Proses Material
  9. Manajemen & Ekonomi Kerekayasaan

Lulusan Teknik Fisika bekerja di berbagai industri sebagai insinyur profesional di bidang instrumentasi dan kontrol (instrumentation and control), akustik dan teknik pencahayaan (lighting), teknologi bahan (material science), serta tata udara (refrigeration and air conditioning), staf peneliti di bidang teknologi terapan, staf pengajar di institusi pendidikan. Kelebihan yang spesifik dari lulusan Teknik Fisika adalah kemampuannya untuk bekerja dengan sistem yang melibatkan secara simultan banyak aspek fisika dan teknik.
Meskipun demikian, dunia industri di Indonesia pada umumnya hanya mengenal keahlian instrumentasi dan kontrol adalah keahlian dari alumni Teknik Fisika. Sehingga profesi insinyur instrumentasi (instrument engineer), insinyur pengendalian (control engineer), insinyur otomatisasi (automation engineer) dan lain-lainnya selalu ditempati oleh para insinyur lulusan Teknik Fisika.
Industri yang menyerap lulusan Teknik Fisika :
  • Industri Rekayasa dan Konstruksi (EPC : Engineering, Procurement & Construction)
Industri ini dimotori oleh perusahaan-perusahaan yang menangani rancang bangun suatu pabrik (plant) (contohnya: kilang minyak, pabrik petrokimia, pembangkit listrik), atau merancang bangun fasilitas produksi (contohnya: anjungan minyak dan gas lepas pantai, jalur produksi / perakitan otomatis, dll.). Rancang bangun ini dilakukan mulai dari atas kertas hingga mulai beroperasi.
Dalam pengerjaan rancang bangun suatu pabrik atau fasilitas produksi ini, lulusan teknik fisika akan bekerja sama sangat erat dengan process engineer (biasanya lulusan teknik kimia). Process engineer akan merancang dan menentukan alur proses dan unit-unit pemroses apa saja yang diperlukan, dan menuangkannya dalam process flow diagram serta P&ID (piping and instrument diagram). Sebagai instrument engineer, lulusan teknik fisika kemudian akan memberi input dan memfasilitasi otomatisasinya dengan diantaranya :
1. Merancang dan atau memilih alat ukur besaran proses yang sesuai (mis.: orifice DP flowmeter atau ultrasonic flowmeter?)
2. Merancang dan atau memilih final control element (mis.: menentukan kapasitas, karakteristik dan material dari control valve)
3. Mendiskusikan dan menentukan strategi kontrol yang tepat (mis.: proses bersifat sequential atau kontinu?)
4. Merancang sistem pengaman proses (process safety/safeguarding system) (mis.: safety logic diagram, cause and effect diagram)
5. Merancang dan atau memilih implementasi teknologi otomasi yang sesuai (mis.: menggunakan PLC atau DCS?)
6. Memfasilitasi agar representasi besaran-besaran proses tersedia di layar monitor control room (mis.: gambar pompa warna merah berarti pompa tersebut trip, dll.)
7. Mengkaji P&ID beserta dokumen terkait lainnya dalam HAZOP (hazard & operability studies) bersama-sama process engineer, piping engineer, mechanical engineer, operation engineer, maintenance engineer, safety engineer, dll. untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kekurangan yang ada sebelum disain dari pabrik atau fasilitas produksi dibangun. (mis.: apakah tersedia alarm proses, alarm kebocoran gas, alarm kebakaran, emergency shutdown, dll. yang sesuai?)
Interface dengan piping engineer dan mechanical engineer (lulusan teknik mesin) juga diperlukan untuk menentukan karakteristik dari material instrumentasi, menentukan cara penempatannya di perpipaan dan tanki / unit proses, dll. Sedangkan interface dengan electrical engineer (lulusan elektro arus kuat) diperlukan untuk memfasilitasi tersedianya indikasi dan alarm alat produksi (pompa, kompresor, turbin, dll.) di control room.
Berikut adalah beberapa nama perusahaan nasional maupun multinasional yang bergerak dalam bidang rancang bangun pabrik dan fasilitas produksi yang banyak memiliki insinyur instrumentasi didalamnya: PT Tripatra, PT Rekayasa Industri, PT McDermott Indonesia, PT IKPT, PT Amec Berca, PT KBR Indonesia, PT Gunanusa Fabricator, PT. Technip, PT CeriaWorley, PT Pertafenikki, PT Saipem, dll. Untuk melihat contoh aktivitas pekerjaan apa saja yang dilakukan dapat dilihat di website masing-masing, seperti : tripatra.com, technip.com, etc.
  • Industri Produk Sistem Instrumentasi dan Integrator Sistem
Industri ini dimotori oleh perusahaan-perusahaan yang memproduksi sistem instrumentasi dan kontrol (vendor) maupun perusahaan yang bersifat melakukan perancangan sistem kendali pabrik terintegrasi. Adanya produksi instrumentasi dengan berbagai jenis merek, memungkinkan suatu pabrik menggunakan sistem instrumentasi dan kontrol dengan merek yang berbeda-beda dimulai dari lapangan sampai ke tingkat manajemen parbik. Dibutuhkan suatu usaha untuk mensinkronkan kerja dari alat-alat tersebut supaya berfungsi dengan baik dan optimal. Suatu perusahaan bisa murni melakukan pekerjaan integrasi sistem ataupun melakukan pekerjaan integrasi sistem sekaligus menjual produk instrumentasi. Berikut adalah beberapa nama perusahaan nasional maupun multinasional yang bergerak sebagai supplier dan service provider perangkat instrumentasi dan kontrol, dan banyak memiliki insinyur instrumentasi didalamnya: PT Yokogawa Indonesia, PT Widya Pandu Ekatama, PT Control System Indonesia, PT Transavia Otomasi Pratama, PT Wifgasindo Dinamika Instrument Engineering, PT Somit Karsa Trinergi, dll. Untuk melihat contoh perangkat instrumentasi dan kontrol, website vendor induknya dapat dilihat, seperti : emersonprocess.com, yokogawa.com, etc.
  • Industri Pengolahan dan Manufaktur
Pabrik atau fasilitas produksi yang sudah berjalan memerlukan insinyur instrumentasi dan kontrol untuk melakukan perawatan, penyelesaian masalah ataupun perancangan sistem baru yang akan ditambahkan pada pabrik atau fasilitas produksi. Hal ini karena semua industri sekarang menggunakan otomatisasi sebagai bagian integral dari unit proses atau fasilitas produksi. Tanpa otomatisasi atau instrumentasi pabrik atau fasilitas produksi akan menjadi sangat tidak efisien dan seringkali membahayakan.
Industri pengolahan dan manufaktur memiliki banyak ragam, mulai industri hulu hingga hilir seperti : industri minyak dan gas, industri pupuk, industri semen, industri makanan dll. Industri manufaktur memiliki banyak ragam dari mulai industri manufaktur elektronika, manufaktur kendaraan bermotor (mobil/motor), manufaktur peralatan industri, dll. Berikut adalah beberapa nama perusahaan nasional maupun multinasional yang memiliki pabrik atau fasilitas produksi dan banyak memiliki insinyur instrumentasi didalamnya: PT ExxonMobil Oil Indonesia, PT Chevron Indonesia, PT. Total E&P Indonesie, PT Pertamina E&P, PT Medco Indonesia, PT Pupuk Kaltim, PT Chandra Asri, PT Asahimas Chemical, PT Semen Gresik, PT Unilever Indonesia, PT Panasonic Indonesia, PT Astra International, dll.

Fisikawan

PA ITM
KABAR TENTANG DUNIA FISIKA
Fisika

Fisika (bahasa Yunani: φυσικός (fysikós), "alamiah", dan φύσις (fýsis), "alam") adalah sains atau ilmu tentang alam dalam makna yang terluas. Fisika mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Parafisikawan atau ahli fisika mempelajari perilaku dan sifat materi dalam bidang yang sangat beragam, mulai dari partikel submikroskopis yang membentuk segala materi (fisika partikel) hingga perilaku materi alam semesta sebagai satu kesatuankosmos.
Beberapa sifat yang dipelajari dalam fisika merupakan sifat yang ada dalam semua sistem materi yang ada, seperti hukumkekekalan energi. Sifat semacam ini sering disebut sebagai hukum fisika. Fisika sering disebut sebagai "ilmu paling mendasar", karena setiap ilmu alam lainnya (biologi, kimia, geologi, dan lain-lain) mempelajari jenis sistem materi tertentu yang mematuhi hukum fisika. Misalnya, kimia adalah ilmu tentang molekul dan zat kimia yang dibentuknya. Sifat suatu zat kimia ditentukan oleh sifat molekul yang membentuknya, yang dapat dijelaskan oleh ilmu fisika seperti mekanika kuantum,termodinamika, dan elektromagnetika.
Fisika juga berkaitan erat dengan matematika. Teori fisika banyak dinyatakan dalam notasi matematis, dan matematika yang digunakan biasanya lebih rumit daripada matematika yang digunakan dalam bidang sains lainnya. Perbedaan antara fisika dan matematika adalah: fisika berkaitan dengan pemerian dunia material, sedangkan matematika berkaitan dengan pola-pola abstrak yang tak selalu berhubungan dengan dunia material. Namun, perbedaan ini tidak selalu tampak jelas. Ada wilayah luas penelitan yang beririsan antara fisika dan matematika, yakni fisika matematis, yang mengembangkan struktur matematis bagi teori-teori fisika.
FISIKAWAN

Fisikawan adalah seorang ilmuwan yang melakukan penelitian dalam bidang fisika. Fisikawan mempelajari berbagai fenomena fisik dalam berbagai cabang fisika dari partikel sub-atom sampai dengan perilaku materi alam semesta secara keseluruhan (kosmologi).


Daftar fisikawan yang terkenal